post

25th APQO International Conference & IQPC 2019, Bali – Indonesia

First Announcement

Cover email

For more Information, please contact us:
Reyza: +62895610526098
Jl. CIputat Raya, No. 8, Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12240
T: +6221 723 5682 E: ammpiasosiasi@yahoo.co.id

INTERNATIONAL QUALITY ON QUALITY CONTROL CIRCLE 2018 SINGAPORE – REPORT

Indonesia Raih Star Award ICQCC 2018

Singapore, 25.10.18. Indonesia Quality and Productivity Management Association (IQPMA) atau di tanah air lebih dikenal dengan AMMPI bekerjasama dengan PT. Wahana Kendali Mutu (WKM) memberangkatkan 14 perusahaan nasional untuk mengikuti kompetisi International Convention on Quality Control Circle (ICQCC) 2018 di Singapore sejak 22 hingga 25 Oktober 2018.

Organisasi penggerak mutu dan produktivitas ini sejak 27 Desember 2010 terdaftar sebagai Core Council Member – Asia Pacific Quality Organization (APQO) yang pada gelaran berskala global kali ini didukung oleh Direktorat Produktivitas Kemnaker RI dan Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) di bawah arahan langsung Presiden RI.

Zuhri Bahri, Direktur Produktivitas Kemnaker RI menyatakan bahwa dukungan ini dimaksudkan untuk mendorong spirit sumber daya manusia Indonesia agar terus mengembangkan kreativitas dan inovasi berskala global sesuai program Nawa Cita – Pemerintah dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dewasa ini dan di masa depan.

Dari sebanyak 53 Tim Delegasi Indonesia ke ICQCC 2018, IQPMA mengirim 32 Tim dari 14 perusahaan nasional. PMMI mengirim 9 Tim dan Pertamina mengirim 12 Tim.

ICQCC kali ini diikuti oleh 14 negara, meliputi Bangladesh, China, Filipina, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Mauritius, Singapore, Srilangka, Thailand dan Zambia.

Tak kurang dari 2.027 orang menghadiri ajang quality circle tahunan ini di Pulau Sentosa – Singapore yang pada tahun depan akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang.

Hasil pencapaian peringkat prestasi tim IQPMA adalah 2 tim meraih Silver dan 30 tim meraih Gold, dan hal yang lebih membanggakan lagi adalah bahwa delegasi Indonesia juga berhasil meraih penghargaan Star Award yang dipersembahkan oleh Tim Budrex dari PT. Pakoakuina Triputra.

Sementara itu, Tim Smelting dari PT Aneka Tambang meraih penghargaan The Best in Country Award.

ICQCC kali ini juga menganugerahkan klasifikasi penghargaan baru, yaitu The Most Innovation Solution yang diraih oleh tim dari China.
The Most Productive Solution direbut oleh tim dari Malaysia, dan tim dari Korea mendapatkan penghargaan The Most Impacty Solution.

Penghargaan ICQCC paling bergengsi kali ini adalah The Best Tim in ICQCC 2018 yang diraih oleh tim dari India.

Demikian laporan dari ajang ICQCC 2018 Singapore, semoga kiprah ini dapat terus menggelorakan semangat meningkatkan inovasi, kreativitas, mutu dan produktivitas Bangsa Indonesia di segala bidang… di segala strata..

Bravo Indonesia..!

Sampai jumpa di ICQCC Tokyo… dan pada bulan depan kita jumpa di Temu Karya Mutu dan Produktivitas XXII di Batam pada tanggal 27 hingga 30 November 2018.

TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL (TKMPN) XXII dan INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION (IQPC) 2018

BROSUR TKMPN XXII Batam Final_Page_1

“TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL (TKMPN) XXII dan INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION (IQPC) 2018” diselenggarakan oleh Wahana Kendali Mutu (WKM) bekerjasama dengan Asosiasi Manajemen Mutu & Produktivitas Indonesia (AMMPI) pada tanggal 27-30 November 2018 di Hotel Harmoni One, Batam.

TKMPN merupakan kegiatan berbagi pengalaman antar lembaga yang akan menampilkan karya-karya Quality Improvement melalui SIX SIGMA, GKM, SS, KKM, SSG, PKM, 5R, dan lainnya. Acara tersebut juga akan dilengkapi Forum Manajemen dan Forum Fasilitator yang menampilkan pembicara praktisi dan pimpinan perusahan dari BUMN/BUMS dengan berbagai topik menarik.

Info lebih lanjut:

BROSUR TKMPN XXII Batam
Pendaftaran:
Formulir pendaftaran Peserta TKMPN XXII 2018 Batam

LAPORAN PELAKSANAAN TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XXI Dan INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2017

LAPORAN PELAKSANAAN
TEMU KARYA MUTU & PRODUKTIVITAS NASIONAL XXI
Dan
INTERNATIONAL QUALITY & PRODUCTIVITY CONVENTION 2017

 

I. PENDAHULUAN

Sehubungan telah selesainya acara Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional XXI yang berlangsung sejak tanggal 27 – 30 November 2017, maka berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan hasil kerja keras Panitia
TKMPN tahun 2017, pelaksanaan TKMPN XXI dapat berjalan dengan baik sesuai rencana. Dukungan Pemerintah pada acara TKMPN adalah dihadiri Bapak Drs. Muhammad Zuhri, M.Si Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan dihadiri Wakil Gubenur Sumatra Barat oleh Bapak Nasrul Abid. Pada kesempatan ini, perkenankanlah kami melaporkan segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan TKMPN XXI dan IQPC. Panitia telah berusaha semaksimal mungkin untuk mensukseskan acara tersebut, Namun Panitia masih menyadari ada beberapa kekurangan-kekurangan yang menjadi perhatian untuk perbaikan dimasa mendatang, Hal ini kami ketahui dari beberapa masukan yang disampaikan secara lisan maupun tertulis dimana Peserta menyatakan bahwa pelaksanaan TKMPN kali ini lebih baik dibanding dengan pelaksanaan TKMPN pada tahun yang lalu.

Selanjutnya sebagai bahan masukan, perlu kami sampaikan laporan pelaksanaan TKMPN XXI. Mohon tanggapan dan atau saran untuk melengkapi laporan ini. Kami berharap laporan ini bermanfaat bagi kita semua untuk peningkatan penyelenggaraan TKMPN XXII yang akan datang.

Akhir kata, kami atas nama Panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut
mensukseskan acara ini.

Laporan Pelaksanaan Indonesia Quality & Productivity Benchmarking Journey INTERNATIONAL QUALITY CONFERENCE (IQC) 2017

Laporan Pelaksanaan  Indonesia Quality & Productivity Benchmarking Journey  INTERNATIONAL QUALITY CONFERENCE (IQC) 2017

I. PENDAHULUAN

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan YME bahwa perjalanan mengikuti acara Indonesia Quality & Productivity Benchmarking Journey : INTERNATIONAL QUALITY CONFERENCE ( IQC ) di Manila pada tanggal 21 – 25 Oktober 2017 dapat berjalan lancar dengan selamat dari mulai persiapan sampai dengan pelaksanaan presentasi dan kembali ke Tanah Air
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan IQC 2017 adalah Philippine Society For Quality, Inc bekerjasama dengan Asia Pacific Quality Organization (APQO) dan Global Benchmarking Network (GBN). Program utama APQC sesi Best Practices Sharing, Team Competition Unggul (ACE TEAM) dan Pemberian Penghargaan APQO, Global Performance Excellence Award (GPEA), GBN, PQS dan Ace Team.
Peserta yang hadir terdiri dari Indonesia, Malaysia, Singapura, China, Fiji, Jepang, India, Hongkong, Nepal, Vietnam, Srilanka, New Zeland, Dubai dan USA. Indonesia sebagai peserta terbesar dengan jumlah peserta 120 Peserta .
Perusahaan dari Indonesia terdiri dari PT Semen Indonesia, PT Semen Padang, PT Aneka Tambang, PT Yutaka Manufacturing Indonesia, PT Krakatau Tirta Industri, dan PT Pegadaian dengan jumlah peserta 64 Orang peserta dan PT Pertamina.
Berkenaan dengan keikutsertaan Perusahaan dalam event tersebut,

Laporan Pelaksanaan Indonesia Quality & Productivity Benchmarking Journey INTERNATIONAL CONVENTION ON QUALITY CONTROL CIRCLE (ICQCC) 2017

Laporan Pelaksanaan Indonesia Quality & Productivity Benchmarking Journey INTERNATIONAL CONVENTION ON QUALITY CONTROL CIRCLE (ICQCC) 2017

Philipines- Manila, Hotel Okada, 23 – 28 Oktober 2017

 

1. PENDAHULUAN

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan YME bahwa perjalanan mengikuti acara Indonesia Quality & Productivity Benchmarking Journey : International Convention on Quality Control Circle (ICQCC) 2017 di Manila pada tanggal 23 – 28 Oktober 2017 dapat berjalan lancar dengan selamat dari mulai persiapan sampai dengan pelaksanaan presentasi dan kembali ke Tanah Air. Sebagai tuan rumah penyelenggaraan ICQCC 2017 adalah The Quality and Productivity Association of The Philippines (QPAP). ICQCC setiap tahun dimanfaatkan perusahaan bagi berbagai negara dalam mendemontrasikan keberhasilan kegiatan melalui QCC dan kegiatan lainnya.

Topik pembahasan di ICQCC meliputi Manufacturing, Service Public Sector,

Healthcare, Education :

  1. Productivity Improvement
  2. Quality Control Circles Activities
  3. Total Quality Management
  4. Innovation Management
  5. Six Sigma
  6. Lean Manufacturing
  7. TPM
  8. Business Excellence through Quality
  9. Customer Relations Management
  10. Kaizen Projects
  11. Knowledge Management
  12. Cross Functional Teams Activities
  13. Quality Function Deployment

KEPUTUSAN DEWAN PENGURUS PUSAT AMMPI TENTANG PEMBENTUKAN PANITIA KERJA PENDIRIAN LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI (LSP)

Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI) mengumumkan bahwa telah terbentuk sebuah lembaga khusus yang diperuntukkan untuk menyediakan jasa sertifikasi untuk profesi yang ada di Indonesia. Dengan ini diharapakan AMMPI sebagai asosiasi yang bergerak dibidang manajemen mutu dapat menjadi asosiasi terkemuka bagi perusahaan-perusahaan untuk menjamin mutu produktivitasnya di Indonesia.

Bersama ini, terlampir juga surat keputusan resmi dari Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas (AMMPI) terkait terbentukanya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

SK DPP AMMPI Tentang Tim Pembentukan LSP_REV 13092017

Kesimpulan Diskusi Panel 2nd Indonesia Quality Excellence Festival (IQEF) – 24-25 Agustus 2017

  • Keynote Speech

Pada acara pembukaan 2nd IQEF di Crowne Plaza Bandung 24 Agustus 2017 Ir. Gin Gin Ginanjar, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bandung menyebutkan bahwa 2nd IQEF yang menghadirkan semangat Quality Excellence sangat relevan untuk dikembangkan di segenap sisi kehidupan tanah air kita saat ini.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa sebagai pemerintah kota yang banyak meraih penghargaan di bidang inovasi dan mutu, pihaknya memang sudah banyak melakukan inovasi dalam upaya meningkatkan Quality Excellence di segala bidang. Gin Gin yang pada kesempatan tersebut mewakili Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung yang berhalangan hadir, memaparkan bahwa mulai dari manajemen tata kota sampai penerapan aplikasi dalam rangka menciptakan sistem transparansi anggaran sudah memanfaatkan metoda Total Quality Management.

Penerapan ini terus berkelanjutan dan diharapkan Kota Bandung dapat menjadi contoh bagi kota-kota dan daerah-daerah lainnya, sehingga tema 2nd IQEF “From The Middle to The Top” benar-benar terwujud. Oleh karena itu pada akhir sambutannya GinGin menyampaikan harapan hendaknya seminar ini mampu menghasilkan buah pemikiran, ilmu baru dan inovasi dalam Quality Excellence yang dapat diterapkan dan digunakan di semua sektor kehidupan.

  • Diskusi Panel I

Hari                        : Kamis, 24 Agustus 2017 – Pukul  10.00 – 12.00 WIB

Moderator            : Hendra Bahar

Materi Bahasan   :

  1. Elevating Operational Excellence - Lie Si An, PT. Tower Bersama Infrastructure
  2. Branding in DigitalMuhammad Yukka Harlanda, CEO Brodo Indonesia

Kesimpulan

  • Elevating Operational Excellence – Lie Si An
  1. Elevate Operasional Tower Bersama menuju excellence dilakukan melalui:
    1. Alignment / melakukan pelarasan semua kegiatan dalam perusahaan dengan mengacu pada visi dan misi perusahaan.
    2. Improvement / meningkatkan semua kegiatan operasional.
    3. Measurment / mengukur semua kegiatan yang di-improve.
  2. Inovasi dikembangkan dengan cara memasukkan program SS, QCC dan lain sebagainya ke dalam KPI.
  3. Pemberian reward bagi karyawan yang berprestasi atau telah melakukan inovasi bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga yang bersifat non materi.
  4. Dalam mengelola CSR, Tower Bersama melaksanakannya di bidang pendidikan, kesehatan, budaya dan lingkungan hidup.
  5. Kesulitan yang dihadapi perusahaan pada umumnya terjadi di site / lapangan, meliputi aspek keamanan, sosial, masalah lahan dan lain sebagainya.
  • Branding in Digital Era – Muhammad Yukka Harlanda
  1. Produk sepatu bermerek Brodo, pemasaran berbasis e-commerce / media sosial.
  2. Strategi penjualan yang diaplikasikan adalah metoda untuk memenuhi keinginan pelanggan, meliputi hal-hal sebagai berikut:
    1. Jika ukuran sepatu tidak sesuai harapan pemesan, maka produk tersebut dapat diganti atau jaminan uang kembali meskipun sudah dipakai, tetapi jika sudah dipakai, maka penggantian hanya berlaku 1 kali saja dan pembelinya tidak boleh membeli lagi.
    2. Agar pembeli memperoleh ukuran yang tepat, disediakan beberapa gerai pelayanan untuk mencoba ukuran sepatu.
    3. Penjualan dilakukan dengan memanfaatkan media sosial melalui smartphone.
  3. Bagi pelaku usaha yang ingin berbisnis dengan basis media sosial ini diperlukan pola pikir terbuka / open mind dari pemilik atau pimpinan perusahaannya.
  4. Permasalahan yang dihadapi, meliputi:
    1. Pengupahan karyawan di awal mula bisnis dijalankan.
    2. Pembayaran vendor di awal mula bisnis dijalankan.