Menebarkan informasi dan memperkuat motivasi. Menapaki jejak langkah berkiprah dan berkarya di pekan ke empat Juli 2026 dengan rasa percaya diri dan optimisme tinggi. Dinamika persiapanpun dilewati dengan koodinasi internal dan lintas lembaga antara AMMPI-WKM dan APQO. Sejalan dengan bergulirnya waktu untuk menyongsong penyelenggaraan APQO IC 2026 yang merupakan APQO IC yang ke 31 dan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan maka diadakan sosialisasi berbagi informasi dan diskusi APQO IC 2026 yang dikemas secara interaktif dan komunikatif pada Rabu, 22 Juli 2026 secara online mulai pk 10.00-11.30 wib. Sebagai host dalam acara ini adalah Reyza selaku sekretaris DPP AMMPI yang selama ini banyak membantu memfasilitasi dan memediasi pemenuhan terhadap persyaratan dan keikutsertaan perusahaan dalam APQO IC 2026. Acara dihadiri oleh peserta dari berbagai perusahaan BUMN dan BUMS serta perwakilan dari APQO, AMMPI dan WKM yang terkait.
Sebagai perwujudan insan yang beriman dan bertakwa maka rangkaian kegiatan sosialisasi APQO IC 2026 tersebut dibuka dengan doa bersama dan harapan semoga dipermudah segala urusannya. Usai doa bersama dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum DPP AMMPI (Sunarso HS). Dengan semangat Sunarso mengungkapkan bahwa saat ini adalah saat yang tepat. Ketika banyak perusahaan mengalami tantangan kinerja bisnisnya maka dibutuhkan langkah nyata dengan berinovasi. APQO IC merupakan event internasional yang pada 2026 ini diselenggarakan di Bali – Indonesia. Harapannya peserta bertambah banyak dengan anggaran yang lebih hemat. Event internasional APQO IC 2026 di Bali menjadi kerja kolaboratif antara AMMPI-WKM dan APQO. Lebih lanjut menegaskan bahwa seusai mengikuti acara sosialisasi APQO IC 2026 ini dapat dilaporkan kepada pimpinan perusahaan masing-masing sehingga masih ada waktu cukup untuk pengambilan keputusan turut berkontribusi dalam acara ini. Semangat yang dibangun adalah semangat saling bekerjasama sehingga apabila masih dibutuhkan informasi dan komunikasi lebih lanjut, AMMPI-WKM siap untuk membantu dan mendiskusikannya lebih lanjut tentang pentingnay APQO IC bagi perusahaan.
Paket Lengkap dan Paket Hemat. Damayanti selaku manajemen WKM dalam kesempatan yang berharga ini menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas keikutsertaan peserta dalam acara sosialisasi APQO IC 2026 ini. Acara APQO IC 2026 kembali digelar di Indonesia tepatnta di Prime Plaza Hotel Sanur Bali pada 26-29 Oktober 2026. Sejak 2010 hingga saat ini untuk yang ketiga kalinya diselenggarakan di Indonesia dan juga 3 kepemimpinan DPP AMMPI (M. Toha, Suradi dan Sunarso HS). Lebih jauh Damayanti yang sering disapa Yanti menyampaikan program internasional 2026 ini, tentang APQO, peran Indonesia melalui wadah AMMPI menjadi anggota utama (Core Council) APQO dan kegiatan APQO IC years to years. Selain itu diperkenalkan juga beberapa program penghargaan yang ada di APQO IC antara lain GPEA, ACE, AIC, AIBP dan AIIA. Ada juga International Sharing Session dengan narasumber dari beberapa negara Core Council APQO. Oleh karena itu APQO IC 2026 ini dapat disebut sebagai paket lengkap karena begitu banyak acara yang digelar mulai dari kompetisi ACE Team, International Sharing Session dan International Awards. Dikatakan paket hemat karena diselenggarakan di Indonesia sehingga dari sisi anggaran lebih hemat.
Dukung dan sukseskan APQO IC 2026. Untuk mendukung dan menyukseskan rangkaian acara APQO IC 2026 tersebut Arief (WKM) menjelaskan mulai dari registrasi peserta, opening dan acara utama dan closing & awarding ceremony. Yang menarik juga adalah penjelasan tentang kriteria penilaian ACE Team yang mencakup 8 items kriteria penilaian yaitu Opportunity/problem definition (15), customer definition (10), project/product definition (7), impact on productivity (15), sustainability/standardization (8), innovation (10), impact on organization’s objectives (15), The team, the presentation & other strengths (20). Setelah penjelasan kriteria penilaian ACE Team maka dilanjutkan dengan penjelasan tourism visit oleh Rita (WKM).
Experience Sharing. Dalam kesempatan yang berharga ini Suradi berbagi pengalaman seputar beberapa kali menjadi juri ACE Team di acara APQO IC. Menurut Suradi secara umum yang menjadi kekuatan dan atau keunggulan para inovator Indonesia dalam event ACE Team APQO IC adalah content inovasinya berdampak positif yang berarti bagi perusahaan dan peningkatan produktivitas sehingga tampil kompetitif dengan para peserta negara lainnya. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa inovator yang mengikuti event internasional ini adalah inovasi the best di perusahaannya dan the best di event nasional TKMPN. Pada dimensi hasil atau perolehan prestasinya tidak diragukan lagi karena pada APQO IC 2025 lalu yang diselenggarakan di Beijing peserta ACE Team dari Indonesia mendominasi meraih 4 Stars (penghargaan tertinggi) dan memperoleh penghargaan beberapa best performance lainnya. Yang menjadi challenge bagi peserta dari Indonesia adalah penguasaan bahasa Inggrisnya secara lebih merata sehingga membutuhkan extra effort bagi para inovator Indonesia untuk berdaptasi dan mengharmoni materi presentasi dalam bahasa Inggris dan pemenuhan terhadap kriteria penilaiannya.

Selain itu Agung Yunanto berbagi pengalaman untuk menginspirasi dan memotivasi peserta dari Indonesia bahwa sebagai pimpinan perusahaan sangat merasakan manfaat yang diperoleh ketika mengikuti rangkaian kegiatan APQO IC karena mendapatkan insight bisnis dalam skala global. Sebagai narasumber dan juga sebagai peserta mendapatkan kesempatan praktek terbaik (best practice) dari negara lain dan Indonesia sehingga menumbuhkan semangat pembelajaran dan pengalaman berharga setelah kembali perusahaan. Pengalaman yang menarik dari Agung Yunanto adalah membuat laporan hasil sharing session dan berbagi oleh-oleh pengalaman sebagai media pembelajaran dan forum pengembangan SDM pada umumnya.
Semoga sosialisasi APQO IC 2026 yang mengangkat tema ”Intelligence Innovation for Sustainable Impact” ini dapat memberikan nilai tambah bagi diri, organisasi/perusahaan dan bangsa untuk menambah pengetahuan dan berbagi pengalaman dalam kancah global, meningkatkan produktivitas dan daya saing baik di tingkat nasional maupun global. ”Indah nian bunga melati, warnnanya sungguh menawan. Mari sukseskan APQO IC 2026 di Bali, semoga kita dipertemukan”





