Oleh : Suradi, SE, MM, CPS – AMMPI
Antara proses dan hasil. Dalam upaya menavigasi disrupsi melalu Quality Strategic Innovation (QSI) maka Panitia TKMPN XXX-2026 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Quality Strategic Innovation sebagai langkah strategis untuk membangun pemahaman dan komitmen bersama dalam mengembangkan budaya mutu, inovasi, dan perbaikan berkelanjutan pada Kamis, 15 Oktober 2026 secara online.
Kegiatan ini diikuti oleh ekosistem pelaksana QSI antara lain Top down Leadership (Pimpinan Puncak), cross functional experts & internal innovation, external ecosystem (mitra, akademisi dan pakar industri). Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengintegrasikan kualitas dan inovasi ke dalam strategi organisasi, sehingga setiap program dan aktivitas kerja mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan maupun pemangku kepentingan.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa Quality Strategic Innovation bukan sekadar upaya menghasilkan gagasan baru, tetapi merupakan pendekatan strategis untuk menciptakan inovasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas produk, layanan, proses bisnis, produktivitas, dan efektivitas organisasi.
Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengidentifikasi peluang perbaikan, menggali ide-ide kreatif, mengembangkan solusi inovatif, serta mengukur dampak inovasi terhadap pencapaian sasaran organisasi. Dengan demikian, inovasi diharapkan tidak berhenti pada tahap gagasan, tetapi dapat diwujudkan menjadi implementasi nyata yang memberikan manfaat terukur.
Melalui sosialisasi ini, seluruh insan organisasi diharapkan semakin proaktif dalam membangun budaya mutu dan inovasi, memperkuat kolaborasi lintas fungsi, serta menjadikan perbaikan berkelanjutan sebagai bagian dari aktivitas kerja sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan organisasi yang adaptif, produktif, berkualitas, dan berdaya saing. Keberhasilan penerapan Quality Strategic Innovation membutuhkan dukungan kepemimpinan, keterlibatan seluruh karyawan, tata kelola inovasi yang efektif, serta evaluasi hasil secara konsisten.
Hasil dari QSI mencakup 2 aspek. Aspek pertama strategic impact : penguasaan pasar, daya saing berkelanjutan dan ekosistem bisnis hijau (ESG). Aspek kedua operational excellence : cost leadership (penghematan biaya), process/product agility dan kapabilitas talent.
TKMPN dengan APIK, soslisasi dengan AIDA. Dalam kesempatan yang berharga ini Suradi selaku Ketua Panitia TKMPN XXX-2026 menyampaikan opening speech dengan rasa syukur dan selamat serta sukses kepada para peserta yang terpilih dan bergabung dalam acara sosialisasi QSI TKMPN XXX-2026 ini. Kegiatan improvement dan inovasi memberikan kontribusi yang berarti untuk peningkatan produktitivas dan daya saing, penerapan Business Excellence Framework (BEF) dan pertumbuhan ekonomi secara nasional sebesar 8%.
Penyelenggaraan TKMPN XXX-2026 tetap dan terus berproses dan berinovasi secara APIK. Akronim APIK adalah Adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis yang terjadi. Produktif menghasilkan manfaat minimal panca mutu plus mencakup Quality, Cost, Delivery, Safety, Morale dan Revenue. Inovatif terutama pada level manajerial untuk menghasilkan Quality Strategic Innovation. Kolaboratif bekerjasama dan melibatkan para pihak yang berkepentingan : Pemerintah, Dunia industri, Dunia pendidikan, Organisasi atau asosiasi mutu dan produktivitas serta media.
Lebih lanjut Suradi mengungkapkan harapan bersama terkait dengan acara sosialisasi QSI ini yaitu AIDA. Akronim AIDA adalah Awareness (kesadaran bersama pentingnya QSI terutama dalam menavigasi disrupsi : Dari Efisiensi Operasional menujua High Impact Growth), Interest (menimbulkan ketertarikan dan kepentingan bersama baik secara personal maupun secara komunal), Desire (ada keinginan dan kebutuhan bersama), Action (eksekusi pilihan yang terbaik dengan melakukan QSI) melalui media atau event TKMPN XXX-2026.
Telah diselenggarakan event nasional ICC OSH 2026 di Yogya, IQEF 2026 di Semarang, event internasional IQPC 2026 di Thailand dan study mission ke perusahaan di Taiwan. Event yang akan diselenggarakan adalah APQO IC 2026 di Bali pada akhir Oktober 2026 ini Indonesia sebagai tuan rumah. Puncak acara event nasional TKMPN XXX-2026 di Padang pada 23-27 November 2026. Kita berharap kerja kolaboratif ini tetap kita lanjutkan dan tingkatkan lagi. Dii penghujung opening speech ini, ada pesan moral yang mau lewat.
Bila tuan ke Surabaya, jangan lupa ke jembatan Suramadu,
QSI sebagai karya nyata kita, perusahaan semakin maju.

Innovation for High impact and Corporate Competitive Advantage. TKMPN XXX- 2026 dengan segala dinamika, berusahaa tampil beda dan lebih baik maka kali ini ada sharing session yang langsung disajikan oleh Agung Yunanto sebagai narasumber adalah seorang ahli (expert) dan mengemban amanah sebagai Dewan Pakar di DPP AMMPI, praktisi dengan pengalaman di dunia industri dan menjadi BoD di beberapa perusahaan.
Secara holistic view narasumber menyampaikan 5 highlight materi mulai introduction, The Why : The Importance of strategic innovation, The What : Understanding of strategic innovation, The How : Driving Strategic Innovation for Business Impact dan closing remark.
Secara definisi strategic innovation adalah inovasi yang dirancang dan dijalankan untuk menghasilkan dampak strategis terhadap kinerj bisnis dan daya saing perusahaan. Oleh karenanya strategic innovation fokusnya bukan sekadar proyek dan bukan sekadar improvement lokal tetapi strategic business impact.
Ilustrasi antara incremental innovation dan strategic innovation. Sebagai contoh perusahaan transportasi. Incremental innovation : perusahaan meningkatkan akurasi jadwal, mengurangi waktu tunggu, menyederhanakan proses pemesanan dan meningkatkan kehandalan layanan dengan hasol pelanggan lebih puas, biaya lebih efisien dan productivitas meningkat. Strategic innovation : perusahaan mengubah orientasi dari sekadar operator transportasi menjadi penyedia solusi mobilitas terintegrasi. Pelanggan tidak lagi hanya membeli perjalanan tetapi memperoleh pengalaman perjalanan yang terhubung dengan pemesanan, informasi perjalanan, layanan pendukung dan koneksitas antarmoda. Hasilnya proposisi nilai lebih luas, peluang pendapatan baru dan diferensiasi kompetitif yang lebih kuat.
Dalam kurun waktu TKMPN 2024-2025 dari hasil penjurian QSI terdapat 4 jenis inovasi QSI yaitu inovasi manajemen, inovasi model bisnis, inovasi produk/jasa dan inovasi proses. Dalam pemaparan materi sosialisasi QSI ini semakin menarik dengan info kekinian tentang lessons learned dari hasil study mission ke beberapa perusahaan di Taiwan yaitu Delta electronics, Digiwin AIoT Experience Center dan Shuter Babbuza dreamy factory.
Sebagai key message bahwa “strategic innovation tanpa execution discipline hanya menjadi ide besar yang tidak selesai.” Di penghujung presentasi narasumber menegaskan kembali dan menyemangati untuk mengaktualisasikan “Exploit today explore tomorrow powered by innovation”.
Peserta bertanya, Narasumber menjawab. Usai penyampaian materi sosialisasi QSI suasana semakin menghangat dengan dibukanya kesempatan diskusi atau tanya jawab. Pertanyaan muncul dari peserta, Acara tanya jawab dipandu oleh Parwidi dengan narasumber yang memberikan jawaban atau tanggapan antara lain Agung Yunanto (narasumber), Suradi dan Damayanti. Secara umum pertanyaan peserta berkisar seputar penjelasan atau triks & tips penerapan QSI bagi dunia akademisi seperti perguruan tinggi, yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan tata kelola perusahaan untuk bangkit kembali dengan menerapkan Business Excellence Framework yang di dalamnya mencakup Quality Strategic Innovation.
Rangkaian acara sosialisasi QSI kali ini diakhiri dengan doa dan ditutup oleh Vina selaku host acara. Semoga dimudahkan segala urusan kita. Kita Indonesia. Kita Produktif. Kita Inovatif.
Kecil kecil buah duku, kalau besar buah durian.
Ber QSI kami siap bantu, di Padang semoga kita dipertemukan.





