Memutar siklus PDCA. Di awal Januari 2026 tepatnya pada Sabtu, 10 Januari 2026 layaknya memutar siklus PDCA maka AMMPI menggelar event Pra Kongres V. Meski Pra Kongres V AMMPI ini diselenggarakan secara online namun tidak mengurangi komitmen dan semangat para pejuang AMMPI untuk turut bergabung dan berkontribusi menyukseskannya. Pra Kongres V AMMPI ini diikuti antara lain Dewan Pembina (Sutrisno Atmadi dan Budihartono), pengurus inti yang terdiri dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris kemudian para Ketua Bidang (Abdul Halim, Sunarso HS, Sih Anggoro, Damayanti dan Eko Puji) dan anggotanya serta anggota AMMPI.
Memulai Pra Kongres yang diinisiasi Reyza selaku host acara maka acara Pra Kongres V AMMPI dilanjutkan dan dipimpin oleh Ketua Panitia (Imam Armiya) dengan diawali doa bersama agar rangkaian kegiatan Pra Kongres V AMMPI dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan output dan outcome sesuai dengan agenda pembahasan.
Manfaatkan peluang dengan saling membantu dan bersemangat. Hari ini hari Sabtu, kalau kemarin hari Jumat. Mari kita saling membantu dan tetap bersemangat. Seuntai kalimat berpantun bertabur nasehat dan semangat sehingga dalam kesempatan yang berharga ini Suradi selaku Ketua Umum DPP AMMPI menyampaikan ungkapan rasa syukur dan ucapan selamat dan sukses kepada para Ketua Bidang yang telah melakukan konsolidasi internal bidang dan berkinerja 2025 dengan segala prestasi dan peluang pengembangannya. Tetap dan terus meningkatkan energi positif dalam perjuangan panjang melalui komitmen dan konsistensi AMMPI kontribusi untuk negeri. Adapun tema Pra dan Kongres V AMMPI adalah “Peningkatan Produktivitas melalui Pengembangan SDM dan Inovasi dalam Ekosistem Mutu dan Produktivitas Berkelanjutan.”
Lebih lanjut Suradi juga menyampaikan pengantar dengan materi presentasi meliputi apa saja yang menjadi success story AMMPI terkait dengan kinerja baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional yang membawa nama baik atau citra positif bangsa Indonesia. Selain itu ada beberapa catatan sebagai lesson learnt yang menjadi tantangan dan peluang pengembangan ke depan yang lebih baik lagi. Berhubung acara Pra Kongres V AMMPI ini merupakan bagian yang terintegrasi dan tidak terpisahkan dengan Kongres V AMMPI maka dipetakan apa yang menjadi highlight menuju ke Kongres V AMMPI. Spirit yang dibangun adalah 1 team 1 spirit for contributions “AMMPI kontribusi untuk negeri.”
Di sisi lain Toto Suharto (Wakil Ketua Umum) mengungkapkan pentingnya AMMPI adaptif terhadap perubahan yang terjadi terutama di era digitalisasi saat ini baik yang menyangkut kegiatan AMMPI (online atau offline) maupun aspek legalnya sebagaimana yang tertuang dalam AD/ART dan usulan rekomendasi ke Kementerian Hukum dan HAM.
Refleksi 2025, Program Aksi berikutnya dan Usulan rekomendasi. Pembahasan utama dalam acara Pra Kongres V AMMPI ini dikemas dalam 4 sesi. Sesi 1 pembahasan rancangan Tata Tertib Kongres V. Sesi 2 Paparan rancangan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DPP (Kesekretariatan & Kebendaharaan) dan tiap-tiap Bidang. Sesi 3 Pembahasan rancangan perubahan AD/ART dan sesi 4 pembahasan rancangan program kerja dan rekomendasi Pemerintah.
Tanggapan dan Diskusi. Beberapa tanggapan dan diskusi dalam Pra Kongres V AMMPI ini ketika membahas rancangan Tata Tertib Kongres V AMMPI antara lain waktu penyelenggaraan Pra Kongres V AMMPI pada Sabtu, 10 Januari 2026 secara online dan Kongres V AMMPI yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 7 Februari 2026 secara offline di Jakarta.
Kesimpulan danclosing statement. Di penghujung acara Pra Kongres V AMMPI, Ketua Umum AMMPI menyimpulkan bahwa secara holistik dari hasil presentasi tiap bidang yang langsung disampaikan oleh Reyza terkait kesekretariatan dan kebendaharaan serta 5 orang Ketua Bidang yaitu Eko Puji (Kabid Pengembangan Organisasi), Sunarso HS (Kabid Pengembangan Profesi & Sertifikasi), Sih Anggoro (Kabid Hubungan Dalam Negeri & Kemasyarakatan), Abdul Halim (Kabid Penelitian & Pengembangan) dan Damayanti (Kabid Hubungan Luar Negeri).
Dari hasil presentasi bidang memberikan inspirasi untuk diinisiasi antara lain adanya intersection atau interelasi program kerja lintas bidang sehingga dibutuhkan semangat saling mendukung dan saling membantu. Sebagai closing statement mari kita manfaatkan peluang pengembangan AMMPI ke depan dengan cara berkolaborasi mutualistik sinergik secara berkelanjutan bersama pemerintah (Kemnaker RI), dunia industri, dunia pendidikan, organisasi atau lembaga lainnya (nasional dan internasional) serta UMKM. Value creation yang ada selayaknya dipertahankan bahkan dikembangkan lagi ke depan seperti penyelenggaraan event kolaboratif baik di tingkat nasional maupun internasional, MoU, new concept BEF dan benchmark baik dalam negeri maupun luar negeri.
Disini gunung disana gunung, di tengahnya ada kebun kopi.
Mari kita saling mendukung, AMMPI Kontribusi untuk Negeri.





