RISALAH RAPAT AMMPI 24 AGUSTUS 2017

Salam Mutu dan Produktivitas,

Berikut adalah risalah hasil pertemuan/rapat AMMPI pada Kamis, 24 Agustus 2017 di Hotel Crowne Plaza Bandung pukul 16.00-18.00 WIB yang dihadiri oleh narasumber external (Pak Win), Duta Pengurus AMMPI, Juri dan Panitia TKMPN.

  • AMMPI
  1. Event International ICQCC dan APQC. Menindaklanjuti arahan Pak Win, AMMPI akan mengirimkan surat kepada Panitia penyelenggara ICQCC dan APQC bahwa keikutsertaan pada event tersebut harus melalui AMMPI tidak bisa secara langsung dari perusahaan peserta ke panitia penyelenggara . BUMN tidak memiliki kompetensi untuk mengirimkan peserta ke berbagai event internasional tersebut.
  2. Lembaga Sertifikasi Profesional (LSP). Dilakukan secara paralel dengan memenuhi persyaratan SKKNI dan BSN. Pengurusan LSP melibatkan para expert yang siap membantu AMMPI antara lain Prof. Dr. Senator Nur Bahagia (ITB), Prof. Dr. Ir. Edy Sunardi, MSc. (UNPAD) dan DR. Win Puji Pamularso (PIC Pak Thalib).
  3. Untuk memperlancar pengurusan LSP, Dewan Pengurus Pusat AMMPI segera menerbitkan surat penunjukan Tim LSP AMMPI.
  4. Rekomendasi DPP AMMPI kepada pemerintah perlu melibatkan tokoh yang expert di bidangnya. Rapat finalisasi rumusan rekomendasi dijadwalkan Jum’at, 8 September 2017.
  5. Hubungan Luar Negeri menindaklanjuti kunjungan MPC dan peluang keikutsertaan dalam GPEA dengan target segmen perguruan tinggi dan non BUMN.
  6. Pertemuan dengan Pak Zuhri Bahri (Dir. Produktivitas Kemnaker) pada Kamis 7 September 2017 untuk mempromosikan hasil 2nd IQEF 2017 dan menjajaki pendekatan event mutu dan produktivitas baik nasional maupun internasional.
  7. Optimalisasi pengguna web AMMPI (ammpi.com) dengan mengisi rubrik artikel oleh para Pengurus AMMPI dan memuat hasil 2nd IQEF 2017 di Bandung.
  8. 3rd IQEF 2018 akan diselenggarakan di Bogor dengan menyusun media promosi dan publikasi mulai September 2017 serta memanfaatkan event TKMPN 2017 di Padang.
  • TKMPN
  1. Sistem reward TKMPN. Penetapan dilakukan secara lebih spesifik yang mengakomodasikan reward berdasarkan kategori (mulai bronze s/d diamond) dan reward per-stream (best presentation, the most favorite dan best performance).
  2. Untuk memberian penilaian yang lebih detil maka nilai per-item kriteria penelitian (10 item) dua angka dibelakang koma (contoh: 8,45).
  3. Kriteria penilaian penghargaan Diamond, antara lain dengan cara:
    1. Penetapan penghargaan Diamond oleh tim Arbitrase yang dipimpin oleh pihak independen yang beranggotakan ketua juri dan para koordinator juri stream melalui sidang pleno.
    2. Indokator penghargaan Diamond fokus pada manfaat hasil dari inovasi, pengakuan inovasi baik di tingkat nasional maupun internasional dan keberlangsungan kegiatan berinovasi.
    3. Pengisian list pengakuan baik nasional maupun internasional.
  4. Pembagian juri stream mempertimbangkan makalah yang akan dinilai dalam streamnya (contoh: makalah yang kuat di analisa keuangan dinilai oleh juri yang kuat kemampuan analisis keuangannya).
  5. Diharapkan untuk selalu menyemangati peserta hingga presentasi peserta yang terakhir, mengingat keikutsertaan dan peran aktif peserta dalam presentasi akan mempengaruhi penilaian.
  6. Moderator diharapkan mampu mengarahkan presenter menghadap ke audiens agar audiens lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan learn & share dari presenter.
  7. Diharapkan seluruh anggota Dewan Juri tetap menjaga image dan harga diri dengan senantiasa melakukan koordinasi dan konsolidasi internal juri, terutama pada saat tanya jawab.

Demikian beberapa risalah pertemuan AMMPI 24 Agustus 2017 di Bandung dengan harapan dapat menjadi embrio Minute of Meeting dan sebagai pedoman dalam menindaklanjuti seluruh kegiatan dalam mencapai perubahan yang lebih baik di masa yang akan datang.

 

Asosiasi Manajemen Mutu & Produktivas Indonesia

 Talip Widiyanto                                         Toto Suharto

   Ketua Umum                                        Sekretaris Jenderal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *